Cerita Peluh Kali Ini
Malam kali ini biarlah ku gadai Agar esok ku pergi dengan penuh hangat Maaf malam dan seribu peluh yang menghujam diri Mari kita akhiri, mari kita damai di pagi nanti
Potongan kisah yang berantakkan. Namun jika bersedia, kau dapat duduk, memungut puing-puing tersebut dan menikmatinya sejenak. Cukup usang dan berdebu. Untuk itu aku minta maaf. Di dalam sini, tak cukup lengkap. Seperti banyaknya kosong pada akhir kata. Menyisakan kata tanya "mungkinkah" juga "bisakah". Tersisa hanya luasnya pandang tanpa titik dan runyamnya pikiran yang ku tuang pada kanvas hitam ini. Lalu dibacakanmu.