Apakah ini bayaran atas tenang?

Tatap terakhir
Ku temukan dirimu bersembunyi
Di dalam sana, jeruji yang dingin
Bias bersama genangan
Yang kau usahakan tuk tak rintik

Aku tahu, apa yang aku mau
Dengan begitu jelas, terukir di pikiranku
Namun kala ku lihat lagi
Buram sudah
Ku hanya ingin, kau tenang

Lihat aku menari,
Bernyanyi,
Melukis,
Wajah ku penuh dengan warna
Bajuku begitu cerah
Rambutku penuh gelombang
Aku baik, aku baik saja

Tak usah bertanya, perasaanku
Bagaimana sakitnya,
Lukanya,
Tangisannya,
Yang aku mau hanya kamu
Namun, dengan tenang

Sungguh ku rindu inginkan lebih
Namun ku tahu rasanya tidak nyaman
Terkekang di dalam pikiran
Tolong jangan hukum
Dirimu lebih dari ini

Sekali saja
Dengarkan aku
Tenang, kau harus lepaskan
Begitu tersiksanya ku, melihat kau rapuh
Lebih dari berbohong
Mengatakan, aku sudah bahagia
Sejak kau pilih pergih

Diujung tumpangan
Ingatkah, aku mengucapkan 
'Terimakasih untuk semuanya, aku bahagia'
Di saat itu,
Sesak dan bahagia terpita, jadi satu

Setelah ini, aku ingin dapat kabarmu
Katakan saja, kau cukup dari tenang
Sebagai upahku
Telah tukar impian tertinggiku
Dengan kehidupanmu yang nyata

Tenangmu akan datang
Aku yang buat kau ragu akan hilang
Tenangmu akan datang
Mimpi burukmu, pilih pulang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku mencintaimu

Ghetini