Hilang

Kamu menghilang
Aku tak lepas pandang
Pada hamparan cahaya luar
Berharap kan ada yang datang
Bukan tamu, 
hanya sebuah kehadiran
kembali

Lalu aku
kan buka seluruh
dan kita kembali telusur
Waktu yang sempat henti berdenting
Pada pukul satu

Kamu menghilang
Aku tak henti harap
Memintai nilon tuk membuat selimut
Hingga saatnya datang
Kan ku tutupi kau dengan untaianku
kembali

Kamu menghilang
Dan aku percaya kata kembali
Meski ratusan ku ajukan maaf
Pada Tuhan
Pada sehatku
Juga padamu
Yang barangkali ada rancuanku sampai 
berkat belas kasih Tuhan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku mencintaimu

Apakah ini bayaran atas tenang?

Hai dan lalu Terimakasih