Masa Panen
Badanku kian mengering
Namun Rinduku tumbuh subur
Tak habis masa panen
Sebab Tuhan sirami ku
akan rasa cukup dan keyakinan luas
Padamu, disetiap malam
Potongan kisah yang berantakkan. Namun jika bersedia, kau dapat duduk, memungut puing-puing tersebut dan menikmatinya sejenak. Cukup usang dan berdebu. Untuk itu aku minta maaf. Di dalam sini, tak cukup lengkap. Seperti banyaknya kosong pada akhir kata. Menyisakan kata tanya "mungkinkah" juga "bisakah". Tersisa hanya luasnya pandang tanpa titik dan runyamnya pikiran yang ku tuang pada kanvas hitam ini. Lalu dibacakanmu.
Komentar