Penulis
Aku sang penulis puisi
Kamu sang tokoh
yang hidup dalam mimpi
Aku yang hanya bisa menulis
Namun berulang revisi,
tak cakap tuk sekedar jujur
pada diri
sendiri juga pembaca
tentang tak mampu lanjutkan
menulis tanpa tidur
Potongan kisah yang berantakkan. Namun jika bersedia, kau dapat duduk, memungut puing-puing tersebut dan menikmatinya sejenak. Cukup usang dan berdebu. Untuk itu aku minta maaf. Di dalam sini, tak cukup lengkap. Seperti banyaknya kosong pada akhir kata. Menyisakan kata tanya "mungkinkah" juga "bisakah". Tersisa hanya luasnya pandang tanpa titik dan runyamnya pikiran yang ku tuang pada kanvas hitam ini. Lalu dibacakanmu.
Komentar